Rabu, 24 Maret 2010

kamu

Jadi ... MySpace

Pada intinya aku bingung...

Kalau aku bisa memilih, aku memilih untuk bertemu dia lebih awal.

Bukan menghindari untuk bertemu dia.

Tapi dia sama sekali nggak ngerti.

Dia datang kalau dia mau dan pergi tanpa mengucapkan apapun.

Haduhhh.... kalo ini yang namanya pacaran, mending nggak usah ajah deh!!!

Bikin esmosi, hot mosi, moshi moshi....

 

Semuanya tiba-tiba pergi dan datang secara tiba-tiba

Buat aku nggak bisa mengendalikan apapun.

Kamu... semoga aja baca tulisan ini..

 

Aku mulai nggak mengerti apapun tentang kamu

Tiba-tiba menghilang begitu aja, buat aku semakin nggak ngerti siapa kamu

Kamu selalu begitu

Kamu bilang aku egois, tapi sebenarnya siapa yang egois?

Aku berharap semua cepat berakhir

Waktu aku benar-benar putus asa, kamu datang lagi.. membuyarkan semuanya..

Aku bingung, kamu ataupun dia nggak akan pernah mengerti posisiku

Kamu selau aja membela dia, aku  ini juga bagian dari hidup kamu

Kamu sendiri yang bilang begitu

Atau kamu lagi belajar untuk menjilat ludahmu sendiri?

Dia yang sekarang ada disamping kamu, kalau memang dia yang kamu pilih

Cobalah untuk lebih tegas menyelesaikan semua

Aku masih pengen memperbaiki semua ini

Tapi kalau kamu seperti ini aku mulai nggak sanggup

Cobalah untuk memahamiku sedikit aja

Aku nggak akan menangisi apapun yang kamu perbuat

Karena semua itu nggak penting untuk dibahas ataupun dipermasalahkan lagi

Yahh... bagiku kamu sudah terkubur dalam-dalam bercampur dengan semua amarahku

Apapun maumu, aku sudah muak dengan semua yang kamu lakukan..dan apapun itu namanya...

Janur kuning.. cincin..  atau acara mewah

Tidak ada lagi dalam daftarku bersama kamu MySpace

 

Ps : Mr. A, you’re so suck

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar